Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Konsep Kebijakan Fiskal

Konsep Kebijakan Fiskal

Kebijakan fiskal merupakan upaya pemerintah untuk memengaruhi perekonomian secara makro melalui sistem penerimaan dan belanja negara. Komponen penerimaan diantaranya diperoleh melalui pajak dan hibah sedangkan komponen pengeluaran meliputi pengeluaran konsumsi pemerintah dan pembayaran transfer. 

Menurut Mankiw (2002), kebijakan fiskal merupakan aktivitas pemerintah terkait upaya (pengumpulan) penerimaan negara dan membelanjakannya. 

Sadono Sukirno (2015), menyatakan bahwa kebijakan iskal merupakan langkah-langkah pemerintah untuk membuat perubahan-perubahan dalam sistem pajak atau dalam perbelanjaannya dengan maksud untuk mengatasi masalah-masalah ekonomi yang dihadapi. 

Berdasarkan pendapat para ahli tersebut, dapat disimpulkan bahwa kebijakan iskal merupakan kebijakan pemerintah yang dilakukan untuk memperbaiki kondisi perekonomian melalui penerimaan atau pengeluaran negara. 

Instrumen kebijakan iskal di Indonesia tercermin dalam pengelolaan anggaran penerimaan dan belanja negara (APBN). Di Indonesia, yang berwenang untuk melaksanakan kebijakan iskal adalah kementerian keuangan.

Jenis Kebijakan Fiskal

Terdapat dua jenis kebijakan iskal yang dilakukan oleh pemerintah yaitu: 

a. Kebijakan Fiskal Ekspansif 

Kebijakan ini bisa diterapkan dengan cara: 
  • Menaikan pengeluaran pemerintah 
  • Menaikan pembayaran transfer (transfer payment) 
  • Menurunkan pajak 

b. Kebijakan Fiskal Kontraktif 

Kebijakan ini bisa diterapkan dengan cara: 
  • Menurunkan pengeluaran pemerintah 
  • Menurunkan pembayaran transfer (transfer payment) 
  • Menaikkan pajak 
Instrumen Kebijakan Fiskal Instrumen kebijakan iskal di Indonesia tercermin dalam pengelolaan anggaran penerimaan dan belanja negara (APBN). Terdapat 3 instrumen kebijakan iskal, yaitu:
  • Pengeluaran pemerintah (Government Expenditure) Instrumen ini bisa digunakan dengan cara menambah atau mengurangi pengeluaran pemerintah atau belanja negara.
  • Pembayaran Transfer (Transfer Payment) Instrumen ini bisa digunakan dengan cara menambah atau mengurangi pembayaran transfer. Pembayaran transfer merupakan pembayaran atau pemberian dana dari pemerintah tanpa perlu adanya balas jasa atau timbal balik. Contoh: pemberian jaminan sosial dan beasiswa kepada mahasiswa.
  • Pajak (Tax) Penerapan kebijakan iskal menggunakan instrumen pajak dapat diterapkan dengan cara menaikan atau menurunkan pajak.
Bona Pasogit
Bona Pasogit Content Creator, Video Creator and Writer

Posting Komentar untuk "Konsep Kebijakan Fiskal"

close